Loading
SORONG, Papua Barat Daya — Rangkaian peringatan HUT ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Papua Barat Daya tidak hanya diisi dengan kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali aktivitas olahraga sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku UMKM di Kabupaten Sorong (7/0/26)
Kegiatan yang diprakarsai Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Mamberob Yosephus Rumakiek, S.Si., M.Kesos., tersebut melibatkan sejumlah kegiatan, di antaranya turnamen bola voli, lomba lari 10 kilometer, lomba esai tentang DPD RI, donor darah, serta pameran UMKM.
Mamberob mengatakan Kabupaten Sorong sengaja dipilih sebagai lokasi kegiatan karena daerah tersebut memiliki posisi historis sebagai wilayah induk sebelum terbentuknya sejumlah daerah hasil pemekaran, termasuk Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya.
Menurutnya, kegiatan olahraga di Kabupaten Sorong perlu kembali digairahkan. Sejumlah cabang olahraga seperti sepak bola dan futsal masih berjalan, namun olahraga seperti bola voli dan atletik dinilai perlu mendapatkan ruang yang lebih besar melalui penyelenggaraan event.
"Jadi kami memulai dengan kegiatan di Kabupaten Sorong supaya menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan olahraga dan cabang-cabang olahraga yang ada," kata Mamberob.
Ia menjelaskan, lomba lari 10 kilometer juga berkaitan dengan tugasnya sebagai Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sorong. Karena itu, kegiatan atletik tersebut digabungkan dengan rangkaian HUT ke-22 DPD RI.
Turnamen bola voli diikuti 40 tim yang terdiri dari 24 tim putra dan 16 tim putri. Sementara peserta lomba lari 10 kilometer diperkirakan mencapai sekitar 500 orang dari kategori pelajar dan umum, dengan target keseluruhan sekitar 550 peserta.
Selain olahraga, kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memamerkan dan memasarkan produk mereka. Pelaku usaha dari Kabupaten Sorong maupun Kota Sorong dilibatkan dalam pameran selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Mamberob mengatakan pelibatan UMKM dilakukan agar produk lokal semakin dikenal sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk mengembangkan pasar.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan rangkaian kegiatan tersebut.
Ahmad Nausrau menilai kegiatan olahraga dapat menjadi sarana untuk menemukan dan mengembangkan potensi generasi muda Papua Barat Daya, khususnya di bidang olahraga.
Menurutnya, kehadiran pimpinan sejumlah cabang olahraga, termasuk KONI, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi atlet-atlet muda yang memiliki potensi untuk dibina lebih lanjut.
"Melalui momen ini bisa menyeleksi generasi muda kita yang punya potensi untuk kemudian ke depan bisa mewakili Papua Barat Daya dalam event-event, baik skala daerah, regional, bahkan nasional dan internasional," ujar Ahmad.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut karena dinilai dapat memberikan dampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ahmad menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mendukung kegiatan yang dinilai tidak hanya menjadi perayaan HUT DPD RI, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi olahraga dan ekonomi lokal.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2026. Lomba lari 10 kilometer direncanakan menjadi salah satu kegiatan utama sekaligus bagian dari puncak rangkaian peringatan HUT ke-22 DPD RI di Kabupaten Sorong.