Berjualan dengan Seragam PDI-P, Maskina Kini Mendapat Dukungan Modal Usaha


  • 19 
  • Tuesday, 20 October 2026 
  • Biga

Berjualan dengan Seragam PDI-P, Maskina Kini Mendapat Dukungan Modal Usaha

Maskina, pedagang kecil asal Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memiliki kebiasaan yang tak biasa. Ia tetap berjualan dengan mengenakan seragam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selepas mengikuti kegiatan partai.

Bagi Maskina, berdagang dan berkegiatan politik merupakan bagian dari kesehariannya. Bersama istrinya, ia menjalankan usaha kecil untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di sisi lain, Maskina juga aktif sebagai simpatisan PDI-P di kampungnya.

Tak jarang, setelah mengikuti kegiatan partai, Maskina langsung kembali berjualan tanpa mengganti seragam yang dikenakannya. Ia menyadari bahwa atribut partai yang melekat pada dirinya bisa saja memengaruhi keputusan calon pembeli, terutama mereka yang memiliki pilihan politik berbeda.

Namun, hal itu tidak membuatnya mengubah kebiasaannya. Maskina meyakini bahwa rezeki telah diatur oleh Tuhan dan manusia hanya perlu berusaha.

“Rezeki sudah Allah atur, kami cuma berikhtiar saja,” ujar Maskina dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).

Ia juga merasa bangga mengenakan seragam partai yang menjadi bagian dari aktivitasnya. Baginya, tidak ada alasan untuk harus berganti pakaian setelah kegiatan politik sebelum kembali berdagang.

Kebiasaan Maskina tersebut menarik perhatian Said Abdullah, politisi PDI-P yang juga merupakan anggota DPR RI. Said mengaku terharu melihat konsistensi Maskina dalam menjalankan aktivitas partai sekaligus mencari nafkah.

Menurut Said, kebanggaan Maskina terhadap partai yang ditunjukkannya melalui seragam saat berjualan merupakan hal yang jarang ditemui saat ini.

“Dalam berpartai, bagi Maskina adalah ruang eksistensi, berpartai baginya adalah panggilan hati, itu yang membuat saya terharu,” kata Said.

Sikap Maskina tersebut kemudian mendorong Said untuk memberikan bantuan modal usaha. Bantuan itu diharapkan dapat membantu Maskina dan keluarganya mengembangkan usaha yang selama ini mereka jalankan.

Bagi Maskina, bantuan tersebut menjadi kejutan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Said kepada dirinya dan keluarga.

“Sejujurnya saya tidak menyangka mendapatkan perhatian seperti ini. Kebiasaan saya berseragam partai, walaupun saat berdagang tidak saya maksudkan untuk mencari perhatian, apalagi untuk mendapatkan bantuan, ya itu panggilan alamiah saja,” ujarnya.

Maskina berencana memanfaatkan bantuan modal tersebut sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha warung yang selama ini dijalankan bersama keluarganya.

Selain berdagang, ia juga memiliki usaha jahit baju yang telah ditekuni sejak muda.

“Terima kasih banyak kepada Pak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini, semoga bantuan ini menjadi berkah,” kata Maskina.

Sumber: kompas.com