Menjaga Hutan Tesso Nilo: Upaya Konservasi untuk Masa Depan Gajah Sumatra


  • 109 
  • Monday, 09 February 2026 
  • Bagus

Menjaga Hutan Tesso Nilo: Upaya Konservasi untuk Masa Depan Gajah Sumatra

Hutan Tesso Nilo di Provinsi Riau merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis dataran rendah tersisa di Pulau Sumatra, yang merupakan rumah bagi harimau dan gajah sumatra. namum, kini terancam degradasi parah akibat perambahan dan konversi lahan.

Perambahan ilegal menjadi masalah kronis, di mana lahan hutan diganti kelapa sawit hingga mencapai 71% kawasan, disertai illegal logging, pembakaran, dan pemukiman. Bayangkan hutan hijau lebat yang dulu menyelimuti 81.793 hektar di Riau, kini hanya menyisakan 15% hutan alami selebihnya dirampas sawit.

Tesso Nilo bukan sekadar lahan kosong, ia rumah bagi gajah Sumatra yang terhuyung-huyung mencari habitat, harimau yang mengaum kesepian, dan ribuan spesies yang berjuang bertahan. Jika kita diam, generasi mendatang hanya akan mewarisi puing-puing kehancuran konflik manusia-satwa, banjir bandang, dan hilangnya paru-paru bumi Sumatra

Perambahan ilegal telah menggerogoti 71% kawasan menjadi kebun sawit liar, sementara illegal logging dan kebakaran sengaja mempercepat kehancuran. Faktor sosial seperti kebutuhan lahan masyarakat memperburuk situasi, meski relokasi warga mulai dilakukan

Keanekaragaman hayati menurun drastis, dengan 360 jenis flora, 107 burung, dan 23 mamalia terancam punah akibat hilangnya habitat. Komitmen bersama diperlukan agar Tesso Nilo kembali jadi penyangga kehidupan Sumatra