Proyek Huntara Pidie Jaya Milik PT Hutama Karya (HK) Diterjang Angin Kencang



Proyek Huntara Pidie Jaya Milik PT Hutama Karya (HK) Diterjang Angin Kencang

Pidie Jaya — Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang menerjang kawasan hunian sementara (huntara) di belakang Taman Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan serius pada bagian atap.
Peristiwa tersebut terjadi sejak malam Selasa, 19 Mei 2026 hingga Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Terpaan angin menyebabkan atap huntara pada deretan Blok B-09 hingga B-16 terlepas dari rangka baja ringan, sehingga memicu kepanikan dan kekhawatiran penghuni yang masih menempati lokasi tersebut.
Plh. BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, S.T., M.Arch menjelaskan bahwa huntara yang terdampak merupakan bangunan proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) dengan konstruksi semi permanen yang dinilai cukup rentan menghadapi cuaca ekstrem.
“Selain merusak huntara, angin kencang juga berdampak terhadap sejumlah rumah warga di kawasan permukiman sekitar, terutama pada bagian atap bangunan,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi huntara yang rusak dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Warga kini diliputi rasa cemas, terutama karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BPBD Pidie Jaya saat ini masih melakukan pendataan dan inventarisasi kerusakan, baik terhadap huntara maupun rumah warga yang terdampak. Langkah penanganan lanjutan dan kemungkinan perbaikan darurat juga sedang dipersiapkan guna mengantisipasi risiko yang lebih besar.
Kerusakan ini kembali menyoroti tingginya kerentanan bangunan hunian sementara terhadap perubahan cuaca ekstrem, khususnya bangunan semi permanen yang ditempati masyarakat terdampak bencana. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius, terutama dalam hal penguatan konstruksi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk memastikan keamanan warga, termasuk kesiapan evakuasi darurat apabila cuaca buruk kembali terjadi di wilayah Pidie Jaya.