Loading
Sosialisasi tentang bahaya narkoba dan upaya peningkatan peran masyarakat dalam mengatasi masalah penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan berlangsung di Gedung Aztrada 88, Kecamatan Sebatik Timur, pada Senin (23/12). Acara ini terlaksana berkat dukungan dari CV Menara yang bekerja sama dengan Forkopimcam Sebatik Timur, Sebatik Utara, dan Sebatik Tengah.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, seperti Danramil Sebatik 0911-02/Sbt, Kapos Bin Sebatik, Danton Bais, Danki Brimob, Danki Marinir, Dangki Pamtas, Kepala Pos Lintas Batas, BNN Kabupaten Nunukan, Kepala Bea Cukai, Kepala Pos Imigrasi Sebatik, Puskesmas Sungai Nyamuk, serta Forkopimcam Sebatik Timur, Sebatik Utara, dan Sebatik Tengah. Para kepala desa dari tiga kecamatan, pelajar, pedagang lokal, serta pengusaha di bidang jasa darat dan laut juga turut hadir dalam acara ini.
Dalam kesempatan tersebut, Eman Safaruddin, Kapos Pelayanan P4GN BNN Sebatik, memberikan materi terkait cara mengenali tanda-tanda narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Eman Safaruddin menyatakan, “Sosialisasi ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif agar masyarakat Sebatik lebih waspada terhadap peredaran narkoba dan barang ilegal.”
Eman juga mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan masyarakat dan pemerintah setempat. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan aparat keamanan setempat atas dukungannya. Kami berharap sosialisasi ini terus berlangsung hingga wilayah Sebatik benar-benar bebas dari ancaman narkoba,” tambah Eman.
Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. "Masyarakat tidak perlu takut atau ragu untuk melaporkan jika menemukan peredaran narkoba di lingkungan mereka. Selain itu, mereka juga tidak perlu khawatir jika ingin mengajukan rehabilitasi bagi keluarga atau kerabat yang terlibat narkoba. Peran masyarakat sangat vital dalam memerangi narkoba, terutama di Pulau Sebatik," lanjutnya.
Diharapkan, dengan adanya sosialisasi dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, wilayah perbatasan Sebatik akan semakin aman dari ancaman penyelundupan barang ilegal yang dapat merusak masa depan generasi muda dan menciptakan ketidakstabilan sosial.