BPK dan Otorita IKN Perkuat Transparansi Pembangunan Nusantara


  • 12 
  • Tuesday, 24 December 2024 
  • Okta

BPK dan Otorita IKN Perkuat Transparansi Pembangunan Nusantara

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/11/2024). Rombongan BPK yang dipimpin oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq, disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, M. Basuki Hadimuljono. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pembangunan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan BPK bersama Otorita IKN meninjau sejumlah lokasi strategis, termasuk Rusun ASN, Plaza Seremoni, Embung MBH, dan Taman Kusuma Bangsa. Selain itu, BPK juga mendalami aspek perencanaan keuangan, pengelolaan sumber daya, dan tata kelola keberlanjutan yang diterapkan dalam pembangunan IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kunjungan ini mencerminkan kolaborasi antara lembaga pengawas negara dan pelaksana pembangunan. “Kunjungan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan pembangunan Nusantara berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Transparansi ini memungkinkan BPK mendapatkan gambaran utuh atas progres pembangunan yang sedang dan akan dilakukan,” ujar Basuki.

Sementara itu, Akhsanul Khaq memberikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah dilakukan. Ia berharap Otorita IKN dapat terus menjaga akuntabilitas dalam setiap tahapan pembangunan. “Kami melihat langsung progres di IKN dan memastikan penggunaan anggaran berada di jalur yang benar. Kunjungan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga akuntabilitas pembangunan,” ungkap Akhsanul.

Rombongan BPK juga menginap di Swissotel Nusantara, salah satu proyek pembangunan swasta di IKN, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja. Agenda dilanjutkan pada Jumat (22/11/2024) dengan diskusi lebih lanjut mengenai pengelolaan anggaran dan rencana pembangunan ke depan.

Kunjungan ini tidak hanya mempertegas pentingnya pengawasan pembangunan di Nusantara, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara lembaga pengawas dan pelaksana pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan bahwa pembangunan IKN berjalan sesuai visi sebagai ibu kota masa depan Indonesia, yang modern, berkelanjutan, dan inklusif.

Dengan total investasi yang telah mencapai Rp58 triliun dari delapan tahap groundbreaking sebelumnya, IKN terus menjadi pusat perhatian. Pemerintah melalui Otorita IKN menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan akan dikelola secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak untuk mewujudkan Nusantara sebagai simbol masa depan Indonesia.