Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Lahat, Dinkes Gencar Lakukan Pencegahan


  • 16 
  • Monday, 03 March 2025 
  • Rizki

Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Lahat, Dinkes Gencar Lakukan Pencegahan

Lahat – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lahat mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Lahat, sejak Oktober 2024 hingga Februari 2025, tercatat sejumlah 88 kasus DBD yang menginfeksi warga Lahat.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

  1. Oktober 2024: 11 orang
  2. November 2024: 20 orang
  3. Desember 2024: 25 orang
  4. Januari 2025: 26 orang
  5. Februari 2025 (per 10 Februari): 1 orang

Mulawarman, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinkes Kab. Lahat, mengungkapkan bahwa Dinkes terus bekerja keras untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran penyakit DBD di wilayah ini. Berbagai langkah pencegahan sudah dilaksanakan, antara lain:

  1. Fogging atau penyemprotan fogging dilakukan di area rumah warga yang terinfeksi DBD dengan jarak 100 meter setiap sudut rumah untuk memusnahkan nyamuk aedes aegypti.
  2. Pembagian Obat Abate untuk membunuh jentik nyamuk yang berpotensi berkembang biak di genangan air.
  3. Distribusi kelambu kepada setiap Puskesmas untuk mencegah gigitan nyamuk, terutama bagi bayi dan balita.
  4. Kerjasama dengan Litbangkes Baturaja untuk penelitian lebih lanjut mengenai perkembangan nyamuk penyebab DBD.
  5. Sosialisasi langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman tentang DBD.

Namun, Mulawarman juga mencatat adanya beberapa kendala yang menghambat pencegahan DBD di wilayah ini, di antaranya:

  • Kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap pentingnya kebersihan lingkungan sekitar.
  • Identifikasi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti yang masih kurang.
  • Keterbatasan partisipasi warga dalam pelaksanaan fogging, karena beberapa warga mengkhawatirkan hewan peliharaan dan dampaknya terhadap kesehatan pernapasan.

Pihak Dinkes terus berupaya untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara meningkatkan edukasi dan sosialisasi, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan melakukan pencegahan DBD.

Dengan langkah-langkah preventif yang terus digencarkan, diharapkan angka kasus DBD dapat ditekan, dan masyarakat Lahat dapat terhindar dari bahaya penyakit ini. Dinkes Kab. Lahat mengimbau agar warga tetap waspada dan proaktif menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya nyamuk pembawa virus DBD.