Pesan Sejuk Ulama Narukan: Demo Harus Konstitusional, Jangan Jadi Kerusuhan



Pesan Sejuk Ulama Narukan: Demo Harus Konstitusional, Jangan Jadi Kerusuhan

inter-ideograph;line-height:normal">Jakarta – Maraknya aksi demonstrasi di
sejumlah wilayah Indonesia yang menimbulkan korban dan kerusakan mendapat
perhatian dari kalangan pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran
Narukan, KH. Zaimul Umam NS atau yang akrab disapa Gus Umam, menyerukan
pentingnya menjaga ketenangan dan persatuan di tengah situasi yang memanas.


Gus Umam menegaskan bahwa menyampaikan
aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara-cara
yang konstitusional, bermartabat, serta tidak menimbulkan perpecahan.
“Menyuarakan aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan
dengan cara-cara yang konstitusional, bermartabat, dan tidak menimbulkan
kerusakan atau perpecahan,” kata Gus Umam dalam keterangannya, Sabtu (30/8).

 

Ia menambahkan, keresahan masyarakat wajar
dirasakan, tetapi harus disalurkan dengan penuh kebijaksanaan. Menurutnya,
Islam mengajarkan adab dalam menyampaikan pendapat sehingga niat baik tidak
berubah menjadi kerusuhan yang justru merugikan umat dan bangsa.

 

Dalam imbauannya, Gus Umam juga mengajak
seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat sipil, untuk menahan diri,
mengutamakan dialog, serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi persoalan
kebangsaan. Ia menekankan peran penting ulama dan tokoh agama agar menjadi
penyejuk di tengah situasi yang kian memanas. “Ulama harus tampil sebagai
penjaga moral bangsa. Jangan terpancing narasi yang dapat memecah belah umat.
Mari jaga persatuan dan tetap mengedepankan akhlakul karimah dalam bersikap,”
ujarnya.
 


Selain itu, Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran Narukan mengajak
seluruh masyarakat memperbanyak doa dan dzikir, memohon kepada Allah SWT agar
Indonesia senantiasa diberi kedamaian, petunjuk, serta dijauhkan dari fitnah
dan perpecahan. “Mari kita bersama memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT
agar bangsa kita senantiasa diberi petunjuk, kedamaian, dan perlindungan dari
segala bentuk fitnah dan perpecahan,” tutup Gus Umam.