Presiden Prabowo: Sebentar Lagi Kekayaan Danantara Tembus 1 Triliun USD


  • 47 
  • Monday, 28 April 2025 
  • Gusti

Presiden Prabowo: Sebentar Lagi Kekayaan Danantara Tembus 1 Triliun USD

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa nilai kekayaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diperkirakan segera menembus angka USD 1 triliun. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki aset luar biasa yang perlu dikelola secara optimal.

"Setelah kita kelola dan hitung dengan baik, ternyata aset kita sangat besar. Saya perkirakan dalam waktu dekat, kekayaan Danantara bisa mencapai USD 1 triliun," ujar Presiden Prabowo dalam acara Town Hall Meeting Danantara di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Senin (28/4/2025).

Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan Danantara yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan yang baik akan memberikan kontribusi besar terhadap keuangan negara.

"Jika dikelola secara benar, Danantara bisa menghasilkan dana besar untuk bangsa kita. Itulah pendekatan saya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta jajaran direksi Danantara dan BUMN untuk meninggalkan praktik-praktik tidak efisien. Ia menegaskan bahwa pejabat yang tidak menunjukkan kinerja memuaskan atau menyalahgunakan wewenang harus segera diganti.

"Kalau ada yang tidak berprestasi, malas, atau menyalahgunakan kekuasaan dan fasilitas, saya minta segera diganti," tegas Prabowo.

Pada acara yang bersifat tertutup ini, Prabowo memberikan arahan langsung kepada pimpinan Danantara dan jajaran direksi BUMN. Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, acara ini bertujuan mempererat sinergi antara Danantara, BUMN, dan grup usaha BUMN dalam rangka memperkuat ekosistem investasi nasional.

Acara tersebut turut dihadiri oleh CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Dony Oskaria, CIO Pandu Sjahrir, Wakil Ketua Dewan Pengawas Erick Thohir, serta jajaran manajemen Danantara lainnya. Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara juga tampak hadir, di antaranya Menko Polhukam Budi Gunawan, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa minat investor asing terhadap Danantara semakin meningkat. Ia menyebutkan bahwa Danantara hadir di saat yang tepat untuk memperkuat iklim investasi Indonesia.

"Keberadaan Danantara meningkatkan kepercayaan dan keyakinan para investor untuk menanamkan modal di Indonesia," kata Rosan di Istana Negara, Kamis (24/4/2025).











Rosan juga mengungkapkan banyak investor yang sudah menghubungi pihaknya untuk menjajaki kerja sama, dan bahkan beberapa di antaranya ingin memasukkan Danantara ke dalam konsorsium investasi mereka. Ia menambahkan bahwa Qatar berencana menginvestasikan dana sebesar USD 2 miliar (sekitar Rp33 triliun) melalui Danantara, dengan beberapa sektor sudah diprioritaskan.