Pusat Pemerintahan Baru: Presiden Prabowo Dijadwalkan Pindah ke IKN pada 2028


  • Sunday, 08 December 2024 
  • Okta

Pusat Pemerintahan Baru: Presiden Prabowo Dijadwalkan Pindah ke IKN pada 2028

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memberikan kabar terbaru terkait rencana perpindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden Prabowo Subianto direncanakan mulai berkantor di IKN pada momen bersejarah, 17 Agustus 2028, sebagai simbol peresmian era baru Indonesia.

"Targetnya Pak Prabowo itu 17 Agustus 2028 sudah berkantor di sana," ujar Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta. Proyek ini mencakup kesiapan gedung eksekutif, legislatif, dan yudikatif sebagai pusat kegiatan pemerintahan.

Meskipun agenda tersebut ambisius, Dody menegaskan bahwa pemerintah sedang mengutamakan pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung keberlanjutan aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN). “Selambatnya 17 Agustus 2029 seluruh ASN juga akan pindah, bersama jajaran eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” tambahnya.

Sementara itu, proses lelang pembangunan gedung legislatif dan yudikatif masih dalam tahap tinjauan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dody berharap proses lelang ini dapat dimulai pada kuartal pertama tahun 2025. “Anggaran investasi masih menunggu review dari BPKP, tapi kita targetkan lelang terealisasi awal tahun depan,” jelasnya.

Keputusan ini menandakan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan IKN sebagai pusat pemerintahan. Dengan pembagian peran yang strategis, pembangunan infrastruktur inti dan penunjang terus dilakukan secara paralel untuk memastikan target yang ambisius ini dapat tercapai tepat waktu.

Progres pembangunan IKN dipantau secara ketat, mengingat proyek ini bukan hanya perubahan geografis, tetapi juga langkah menuju reformasi pemerintahan yang lebih terintegrasi. Berbagai fasilitas modern dirancang untuk mendukung efisiensi kerja, sekaligus mempromosikan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.

Langkah Presiden Prabowo untuk berkantor di IKN pada Hari Kemerdekaan 2028 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat persatuan dan percepatan pembangunan nasional. Pemerintah optimistis bahwa perpindahan ini akan membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus membuka peluang investasi besar-besaran di kawasan Nusantara.

Dengan keberlanjutan pembangunan yang dikelola secara profesional, IKN akan menjadi simbol kebangkitan Indonesia, tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan kemajuan.