SORONG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan donor darah pada Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Pdt. Mamberob Y. Rumakiek, S.Si., M.Kesos., mengatakan kegiatan tersebut merupakan instruksi pimpinan DPD RI yang dilaksanakan secara nasional di seluruh provinsi selama Oktober 2026. Pelaksanaannya bertepatan dengan masa reses anggota DPD RI dan melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) serta masyarakat di setiap daerah pemilihan.
Menurutnya, donor darah bukan sekadar bagian dari peringatan hari ulang tahun lembaga, melainkan aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kita kepada daerah dan masyarakat melalui donor darah. Pelaksanaannya dilakukan bersama Palang Merah Indonesia dan masyarakat yang bersedia mendonorkan darah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan darah bagi pasien rumah sakit di Provinsi Papua Barat Daya masih menjadi perhatian. Pasien yang membutuhkan transfusi darah terkadang mengalami kesulitan mendapatkan pendonor. Di sisi lain, persediaan darah di PMI juga dapat mengalami kekurangan karena jumlah masyarakat yang mendonorkan darah masih terbatas.
“Darah sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi. Bahkan, persediaan darah di PMI juga sering habis karena belum banyak masyarakat yang bersedia mendonorkan darah,” katanya.
Pdt. Mamberob Rumakiek menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PMI serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk meningkatkan kepedulian melalui donor darah guna membantu pasien yang membutuhkan.
“Melalui kesempatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk bersama-sama mendonorkan darah demi menolong sesama. Darah yang kita sumbangkan dapat memberikan harapan hidup bagi orang lain. Suatu saat, kita atau keluarga kita juga mungkin membutuhkan bantuan yang sama,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan donor darah tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membantu sesama sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya.