Hilang Selama 1 Minggu, Pria Seunong Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas hingga Krueng Tije



Hilang Selama 1 Minggu, Pria Seunong Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas hingga Krueng Tije

PIDIE JAYA — Upaya pencarian terhadap seorang warga Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, berinisial A (54), terus dilakukan setelah yang bersangkutan dilaporkan meninggalkan rumah pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 21.30 WIB dan hingga kini belum kembali.

Perkembangan operasi pencarian tersebut disampaikan Irfansyah, Ketua Satgas SAR Pidie Jaya, pada Senin, 24 Agustus 2026. Tim SAR telah melakukan pemetaan dan penyisiran di sejumlah sektor yang diperkirakan berkaitan dengan keberadaan korban, mulai dari kawasan perbukitan Glee Cut, lahan warga, kandang ternak hingga jalur sungai.

Kondisi korban dan titik awal pencarianBerdasarkan keterangan keluarga, sebelum meninggalkan rumah A sempat mengalami sakit lambung yang cukup parah. Saat kondisi tersebut kambuh, korban disebut cenderung takut bertemu orang dan memilih menghindari orang lain.
Seorang saksi sebelumnya sempat melihat A pada Minggu sore berjalan menuju kandang kambing di kawasan Glee Cut. Namun, ketika dipanggil, korban justru langsung menjauh. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk penting dalam menentukan sektor awal pencarian.

Pada hari pertama, tim memprioritaskan kawasan Glee Cut dengan membagi pencarian ke beberapa sektor, meliputi perbukitan, lahan warga, kandang ternak serta jalur akses yang menghubungkan kawasan tersebut dengan permukiman.Pada 17 Agustus 2026 sekitar pukul 11.36 WIB, penyisiran juga dilakukan di wilayah Gampong Seunong, tepatnya pada koordinat 5°12'28,15"N 96°15'11,264"E, dengan elevasi sekitar 36,2 meter di atas permukaan laut (mdpl). Titik tersebut menjadi salah satu referensi awal karena berada di wilayah asal korban.

Pencarian diperluas ke jalur sungaiMemasuki hari kedua, pencarian tidak hanya dilakukan melalui jalur darat, tetapi diperluas menggunakan sektor aliran air. Langkah tersebut dilakukan karena tim sebelumnya telah menyusuri aliran sungai mulai dari bawah Irigasi Seunong hingga persimpangan Sungai Krueng Tije.

Pada sekitar pukul 17.00 WIB, tim tercatat berada di wilayah Rungkôm, Kecamatan Meureudu, pada koordinat 5°13'31,442"N 96°14'39,705"E, dengan elevasi sekitar 30,2 mdpl.
Titik di Seunong dan Rungkôm tersebut berjarak sekitar 2,2 kilometer secara garis lurus. Posisi ini kemudian menjadi referensi dalam memetakan hubungan antara sektor permukiman Gampong Seunong dengan wilayah pencarian lanjutan ke arah Rungkôm, termasuk kemungkinan jalur yang mengikuti aliran air.

Hari ketiga, pencarian berbasis sektorPada hari ketiga, pola pencarian semakin diarahkan secara sistematis dengan metode penyisiran berbasis sektor. Tim memprioritaskan kawasan perbukitan Glee Cut, jalur menuju kandang kambing yang sebelumnya didatangi A, lembah atau cekungan, kawasan semak dan lahan milik warga.
Selain jalur darat, penyisiran tetap diarahkan mengikuti aliran sungai dari Irigasi Seunong menuju Krueng Tije hingga titik pertemuan aliran.
Setiap sektor yang telah disisir perlu ditandai dan dicatat untuk memastikan seluruh wilayah tercakup serta mencegah terjadinya pengulangan pencarian pada area yang sama.

Hari keempat dihentikan sementaraMemasuki hari keempat, operasi pencarian dihentikan sementara. Kondisi medan yang cukup sulit serta kemungkinan korban berada dalam kondisi lemah menjadi pertimbangan perlunya penyisiran ulang dengan dukungan personel tambahan.Dengan perkembangan tersebut, pencarian A masih membutuhkan pemetaan lanjutan, terutama terhadap sektor yang memiliki medan sulit, kawasan perbukitan dan semak, jalur menuju kandang kambing, serta aliran sungai yang menghubungkan wilayah Seunong hingga Krueng Tije.

Hingga perkembangan terakhir pada 24 Agustus 2026, A belum ditemukan. Tim SAR dan unsur terkait masih membutuhkan informasi masyarakat yang dapat membantu mempersempit wilayah pencarian, khususnya apabila terdapat warga yang melihat keberadaan A setelah meninggalkan rumah pada 16 Agustus lalu.