Kampus IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Dianggap Darurat Transparansi: Calon Wisudawan Ditekan


  • 110 
  • Tuesday, 21 October 2025 
  • M Ogi

Kampus IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Dianggap Darurat Transparansi: Calon Wisudawan Ditekan

Bengkalis, 20 Oktober 2025 — Menjelang pelaksanaan wisuda tahun 2025, calon wisudawan IAIN Datuk Laksamana Bengkalis melayangkan kritik keras terhadap panitia dan pihak kampus yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) wisuda.


Mahasiswa menilai, hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai rincian penggunaan dana wisuda, sementara kewajiban pembayaran terus ditekan. Lebih ironis, muncul dugaan adanya praktik bisnis oleh oknum dosen yang ikut mengatur pengadaan perlengkapan wisuda, dokumentasi, dan lainnya.


“Kami menduga ada kepentingan bisnis di balik acara wisuda ini. Dan juga Beberapa dosen terlihat mengatur langsung proses pengadaan dalam wisuda ini. Ini tidak pantas dilakukan oleh pendidik,” ungkap salah satu calon wisudawan.


Selain persoalan dana, mahasiswa juga mengaku mendapat intimidasi dari oknum dosen saat mempertanyakan transparansi. Salah satu pernyataan yang dianggap menekan mahasiswa berbunyi:

“Jangan karena satu orang, wisuda tahun ini jadi batal.”


Pernyataan itu dianggap sebagai bentuk pembungkaman terhadap aspirasi mahasiswa yang berhak meminta penjelasan terbuka tentang penggunaan dana publik.


Calon wisudawan mendesak pihak rektorat untuk:

1. Mengevaluasi total panitia wisuda dan dugaan keterlibatan dosen dalam praktik bisnis dimoment wisuda.

2. Menindak tegas segala bentuk intimidasi terhadap mahasiswa.

3. Mempublikasikan RAB wisuda secara terbuka kepada seluruh wisudawan.


Gelombang desakan ini kini ramai di media sosial dengan tagar #Transparansi #Evaluasi #TolakBisnisKampus #WisudawanIAINBengkalis, menandai krisis kepercayaan terhadap pengelolaan kegiatan akademik di kampus tersebut.