PKB Kabupaten Sorong Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2031, Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029


  • 17 
  • Sunday, 25 October 2026 
  • Bara

PKB Kabupaten Sorong Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2031, Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029

SORONG — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sorong resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026–2031 dalam kegiatan Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Aula Gedung LPTQ, Kelurahan Aimas, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, (24/10/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum bagi PKB untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun langkah menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.


Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat dan Otonomi Khusus Kabupaten Sorong, Mustika Baiduri, serta kader dan perwakilan partai politik.


Pemerintah Dorong PKB Hadir Lewat Program Nyata


Mewakili Pemerintah Kabupaten Sorong, Mustika Baiduri menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPC PKB yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa partai politik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.


Mustika mengingatkan agar perbedaan pandangan politik tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun Kabupaten Sorong yang aman, damai, dan sejahtera.


Ia berharap Muskercab menghasilkan program kerja yang terukur, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rencana tanpa pelaksanaan.


Menurutnya, keberhasilan organisasi politik tidak cukup dinilai dari struktur kepengurusan maupun banyaknya kegiatan. Hal yang lebih penting adalah kemampuan menyerap aspirasi, menjaga kepercayaan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


Melalui kepengurusan baru periode 2026–2031, PKB Kabupaten Sorong diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat.


Menjelang Pemilu 2029, tantangan partai politik bukan hanya membangun kekuatan organisasi, tetapi juga memastikan program dan perjuangannya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.