Pelantikan ke-XI PC PMII Lubuklinggau Digelar di Hotel Cozy, Tekankan Kemandirian Gerakan Kader


  • 101 
  • Tuesday, 10 March 2026 
  • Dimas

Pelantikan ke-XI PC PMII Lubuklinggau Digelar di Hotel Cozy, Tekankan Kemandirian Gerakan Kader

Lubuklinggau — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lubuklinggau resmi melaksanakan Pelantikan ke-XI yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama keluarga besar PMII Lubuklinggau. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Cozy, Kota Lubuklinggau, pada Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur elemen penting, mulai dari kader, senior dan alumni PMII, Wali Kota Lubuklinggau, hingga tamu undangan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Turut hadir pula pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU), organisasi kepemudaan (OKP) se-Kota Lubuklinggau, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi kota Lubuklinggau.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PC PMII Lubuklinggau untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Lubuklinggau, Muhammad Arka, menegaskan bahwa kualitas kader PMII tidak hanya lahir dari wilayah-wilayah besar di Indonesia, tetapi juga dapat tumbuh dan berkembang dari daerah, termasuk Kota Lubuklinggau.

“Kader-kader terbaik itu tidak hanya lahir dari Pulau Jawa atau Kalimantan. Di Lubuklinggau pun kita mampu menciptakan kader-kader unggul yang memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan,” ujar Arka di hadapan para tamu undangan.

Ia juga mengajak seluruh kader PMII Lubuklinggau untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek intelektual, kepemimpinan, maupun kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Lubuklinggau, Zulfikar, dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para senior dan pembina organisasi agar tetap memberikan ruang gerak yang cukup bagi kepengurusan PC PMII Lubuklinggau dalam menjalankan aktivitas organisasi.

Menurutnya, peran senior dan pembina tetap penting dalam memberikan arahan serta pengawasan, namun tidak perlu terlalu mengintervensi gerakan organisasi yang dijalankan oleh kader.

“Kami berharap para senior dan pembina tidak terlalu mengintervensi gerakan yang akan dilakukan oleh PC PMII Lubuklinggau. Bukan berarti tidak peduli, tetapi tetap mengawasi dan memberi ruang bagi kader untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa,” kata Zulfikar.

Ia menambahkan bahwa kebebasan bergerak bagi kader tetap harus berada dalam koridor yang baik serta sesuai dengan nilai-nilai perjuangan PMII sebagai organisasi kader yang menjunjung tinggi intelektualitas dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang pengukuhan kepengurusan baru, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara kader, alumni, serta berbagai elemen organisasi di Kota Lubuklinggau.

Melalui pelantikan ini, PC PMII Lubuklinggau diharapkan mampu semakin memperkuat peran organisasi dalam mengawal aspirasi mahasiswa serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas.