Loading
AIMAS — Black Pearl Network dari Australia Barat resmi mendukung pendidikan bahasa Inggris bagi anak Papua pada Jumat 30 Oktober 2026. Dukungan ini diwujudkan lewat kursus berbiaya terjangkau dengan kualitas pembelajaran tingkat tinggi.
Jalinan kerja sama internasional ini digagas bersama Yayasan Mutiara Hitam Papua. Kolaborasi tersebut bertujuan membuka akses pendidikan bahasa asing yang berkualitas namun tetap ramah di kantong masyarakat lokal.
Ketua Panitia Papuan Cultural Event Sorong Raya Rita Kemesfle menjelaskan bahwa Black Pearl Network merupakan donatur utama bagi yayasan tersebut. Mereka menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kemampuan bahasa anak Papua melalui kelas pembelajaran yang digelar di sejumlah gereja.
Menurut Rita kurikulum yang diberikan tidak hanya berkutat pada teori buku teks di dalam ruangan kelas. Anak anak juga didorong kuat untuk berinteraksi langsung dengan para penutur asli bahasa Inggris yang sengaja didatangkan.
Pengalaman berkomunikasi langsung dengan warga negara asing ini dinilai sangat krusial. Praktik tersebut sangat ampuh dalam menumbuhkan keberanian serta kepercayaan diri anak anak saat harus berbicara di depan publik menggunakan bahasa internasional.
Untuk meninjau langsung perkembangan program ini dua utusan Black Pearl Network yakni Lee Anne Burnet dan Kerry Poevy hadir di Gedung Tongkonan Aimas. Kunjungan mereka bertepatan dengan ajang festival unjuk kreativitas budaya para generasi muda Papua.
Ketua Yayasan Mutiara Hitam Papua Mina Sarwom menambahkan bahwa pusat pembelajaran bahasa ini tidak hanya terpusat di wilayah Sorong. Program serupa juga telah berhasil menjangkau beberapa daerah strategis lain di Tanah Papua seperti Manokwari dan Jayapura.
Melalui sinergi lintas negara ini semakin banyak anak Papua yang diharapkan mampu memperluas wawasan dan bersaing di kancah global tanpa harus terkendala batasan bahasa maupun mahalnya biaya pendidikan.