Loading
Sorong, Papua Barat Daya — Komando Armada III di bawah kepemimpinan Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., melaksanakan Latihan Operasi Mengatasi Gerakan Separatis Bersenjata Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional, profesionalisme, kemampuan, serta menyamakan pola pikir dan pola tindak prajurit TNI Angkatan Laut dalam menghadapi berbagai dinamika tugas operasi.
Latihan tersebut menjadi sarana untuk menguji kemampuan personel dalam memahami dan menerapkan doktrin serta prosedur operasi, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, sekaligus membangun koordinasi dan kerja sama yang semakin baik antarsatuan.
Selain itu, latihan diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas berbagai unsur TNI Angkatan Laut dan unsur pendukung dalam melaksanakan tugas secara terpadu.
Dalam pelaksanaannya, latihan melibatkan dan mengintegrasikan berbagai instansi di luar TNI Angkatan Laut, antara lain TNI Angkatan Darat melalui Babinsa, Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, KSOP, Bea Cukai, Pertamina, serta Basarnas.
Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun integrasi, koordinasi, dan sinergi bersama sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung kesiapan setiap unsur dalam menghadapi berbagai dinamika situasi di lapangan.
Di bawah kepemimpinan Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., Koarmada III terus membangun kesiapan prajurit dan satuan sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi agar mampu menghadapi setiap tuntutan tugas secara profesional, terkoordinasi, dan terpadu.
Latihan ini juga diarahkan untuk membentuk kesamaan pola pikir dan pola tindak serta meningkatkan kemampuan koordinasi dan kerja sama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.
Latihan Operasi Mengatasi Gerakan Separatis Bersenjata TA 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan satuan Koarmada III dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI.
Selain itu, latihan menjadi sarana evaluasi untuk terus menyempurnakan profesionalisme, kemampuan, dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.