Atasi Kesulitan Es Batu, Pemkab Sorong Siapkan Mesin Icebbas untuk Kelompok Nelayan


  • 31 
  • Wednesday, 04 November 2026 
  • Bara

Atasi Kesulitan Es Batu, Pemkab Sorong Siapkan Mesin Icebbas untuk Kelompok Nelayan

SORONG – Kesulitan mendapatkan es batu untuk mengawetkan hasil tangkapan masih menjadi kendala yang dihadapi nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Sorong. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Perikanan menyiapkan 46 unit mesin Icebbas atau mesin pembuat es balok bagi kelompok nelayan di sejumlah distrik.


Program yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 tersebut tidak hanya memberikan bantuan mesin, tetapi juga membekali penerima dengan pelatihan teknis pengoperasian, pembuatan es balok, hingga perawatan peralatan, Pelatihan teknis dan praktik lapangan memasuki hari kedua, Rabu (4/11/2026),


Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Yoelan Palemba, S.Pi., M.P.I., menjelaskan bahwa dari total peserta tersebut, terdapat 46 kelompok penerima bantuan yang mewakili masing-masing distrik.


Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi pengenalan spesifikasi dan komponen mesin, praktik langsung pembuatan es balok, serta teknik perawatan dan penanganan kerusakan mesin.


Yoelan mengatakan, sebanyak 46 unit mesin beserta perlengkapannya akan diantarkan langsung oleh pihak penyedia ke lokasi masing-masing kelompok penerima di distrik.


Bagi nelayan, bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembelian es batu dari luar wilayah. Selama ini, keterbatasan ketersediaan es menjadi salah satu kendala dalam mempertahankan kualitas ikan setelah ditangkap.


Ferry Nandus Salamala, peserta dari Kampung Asbaken, Distrik Makbon, mengaku bersyukur atas bantuan dan pelatihan yang diberikan pemerintah. Ia mengatakan, sebelumnya nelayan harus mengeluarkan biaya sekitar Rp5.000 hingga Rp8.000 untuk membeli es batu dalam jumlah yang dibutuhkan.


Menurutnya, keberadaan mesin pembuat es balok akan sangat membantu nelayan dalam mengawetkan hasil tangkapan sekaligus menekan pengeluaran.


Yoelan berharap para peserta dapat memahami seluruh materi pelatihan dan menerapkannya setelah mesin diserahkan. Ia juga mendorong agar keterampilan tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat lain di wilayah masing-masing.


Melalui program ini, Pemkab Sorong berharap ketersediaan es bagi nelayan semakin mudah dipenuhi, sehingga penanganan hasil tangkapan menjadi lebih baik dan dapat mendukung peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya Orang Asli Papua (OAP).