Loading
AIMAS — Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sorong menggelar pelatihan public speaking. Acara ini berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu guna melatih pelajar agar berani tampil.
Agenda edukatif ini dirancang secara khusus untuk membekali para pelajar tingkat menengah pertama hingga menengah atas dengan kemampuan komunikasi mumpuni di hadapan publik.
Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong Frida Gifelem hadir secara langsung mewakili bupati untuk membuka pelatihan tersebut.
Dalam arahannya Frida menegaskan bahwa keterampilan berbicara di depan umum bukanlah murni bakat bawaan sejak lahir melainkan sebuah seni komunikasi yang harus terus dipelajari dan diasah.
"Kemampuan berbicara di depan umum yang kita kenal dengan public speaking itu bukan sekadar bawaan atau bakat dari lahir tetapi ini merupakan keterampilan dan seni yang dipelajari dan juga diasah," tegas Frida Gifelem memotivasi para peserta.
Menurutnya generasi muda Sorong harus memiliki keberanian untuk menyuarakan ide brilian tanpa merasa canggung. Ia menyadari bahwa kecerdasan akademik semata belum cukup untuk mencetak calon pemimpin hebat.
Anak anak sangat membutuhkan pembekalan kemampuan tambahan agar mampu berinteraksi secara luwes dengan sesama teman guru maupun masyarakat luas.
"Seseorang yang cerdas itu memiliki ide yang hebat atau inovasi yang biasa tidak bisa cukup dengan kemampuan akademiknya saja. Tetapi kemampuan soft skill di antaranya adalah speaking berkomunikasi mampu berdiri di depan umum itu juga harus dikuasai," ungkapnya.
Lebih lanjut saat ditemui awak media Frida menargetkan agar kegiatan positif yang digelar selama tiga hari ini bisa dijadikan sebagai agenda rutin tahunan.
Pihaknya bahkan berencana memperluas jangkauan pelatihan secara langsung agar lebih merata ke sekolah sekolah yang berada di tingkat distrik.
"Nanti kegiatan ini mungkin kami berharap setiap tahun dilaksanakan supaya mungkin kegiatan ini bisa kami laksanakan untuk sekolah sekolah yang ada di distrik distrik juga karena yang sekarang kami laksanakan ini kami hanya melibatkan sekolah sekolah yang ada di wilayah Aimas dan Mariat dan juga Mayamuk," jelas Frida merincikan rencana ke depan.
Langkah progresif ini diharapkan mampu mencetak generasi emas Kabupaten Sorong yang berani tampil percaya diri bermental juara dan tangguh menjadi pemimpin masa depan pada berbagai sektor pengabdian.