Loading
AIMAS – Perubahan tutupan lahan dan defisit ketersediaan air menjadi perhatian dalam Kajian Neraca Sumber Daya Alam (NSDA) Kabupaten Sorong.
Hal itu dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Ekspose Laporan Akhir Kajian NSDA dan penyusunan database sarana dan prasarana pendidikan di distrik perkotaan Kabupaten Sorong, Rabu (26/8/2026), di Aula Bapperida Kabupaten Sorong.
Tim penyusun memaparkan kondisi sumber daya alam hingga 2025 yang mencakup lahan, hutan dan kayu, mineral dan energi, air, pertanian serta perikanan.Hasil kajian menunjukkan adanya perubahan tutupan lahan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan konsesi. Sementara neraca air 2025 mencatat adanya defisit antara ketersediaan dan kebutuhan air.
Kajian juga menyoroti pentingnya pengendalian alih fungsi lahan, sinkronisasi data pertanahan dan tata ruang, pengelolaan sumber daya air, serta pemanfaatan mineral dan energi dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Tim penyusun selanjutnya merumuskan rencana aksi lima tahun yang meliputi penguatan data dan regulasi, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan air, pengendalian alih fungsi lahan serta peningkatan produktivitas pertanian.
Hasil kajian tersebut akan menjadi bahan dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam Kabupaten Sorong.