Ketum PP HIKMU Ucapkan Selamat kepada Sherly Tjoanda, Imbau Mahasiswa Maluku Utara Jaga Kondusivitas


  • 16 
  • Wednesday, 23 September 2026 
  • Irwan

Ketum PP HIKMU Ucapkan Selamat kepada Sherly Tjoanda, Imbau Mahasiswa Maluku Utara Jaga Kondusivitas

JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) H. Askan Naim, S.Sos, M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda atas terpilih dan dilantiknya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara periode 2026–2031.


Sherly Tjoanda resmi dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Maluku Utara pada Senin, 21 September 2026, dalam Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan pengurus DPD HKTI Maluku Utara yang berlangsung di Bella Hotel, Ternate.


H. Askan Naim, S.Sos, M.H., menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar, mengingat sektor pertanian memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Maluku Utara. Menurutnya, kepemimpinan HKTI ke depan diharapkan dapat semakin memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan petani, pengembangan sektor pertanian, serta pembangunan ekonomi masyarakat di daerah.


“Kami dari HIKMU menyampaikan selamat kepada Ibu Sherly Tjoanda atas amanah sebagai Ketua DPD HKTI Maluku Utara periode 2026–2031. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan dapat membawa HKTI menjadi wadah yang semakin dekat dengan petani serta mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat pertanian di Maluku Utara,” ujar Askan (23/09/2026).


Ia juga berharap kepengurusan HKTI Maluku Utara dapat membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dunia usaha, akademisi, generasi muda, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


Harapan tersebut sejalan dengan arah yang disampaikan dalam pelantikan HKTI Maluku Utara, yakni memperkuat sinergi antara HKTI dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pengembangan dan hilirisasi sektor pertanian. HKTI juga diharapkan menjadi jembatan antara pemangku kebijakan, pelaku usaha, dan petani di berbagai wilayah Maluku Utara.


“Kami berharap HKTI di bawah kepemimpinan Ibu Sherly dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap persoalan riil petani, mulai dari produksi, akses pasar, infrastruktur pertanian, peningkatan nilai tambah hasil pertanian, sampai dengan regenerasi petani. Yang paling penting, manfaatnya dapat benar-benar dirasakan masyarakat di pelosok Maluku Utara,” lanjutnya.


Ajak Mahasiswa Maluku Utara se-Jabodetabek Jaga Persaudaraan dan Kondusivitas


Dalam kesempatan yang sama, H. Askan Naim, S.Sos, M.H., mengajak mahasiswa Maluku Utara yang berada di wilayah Jabodetabek untuk terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan kondusivitas dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, seperti isu-isu Hari Tani, September Hitam, maupun isu lokal kedaerahan.


Menurut Askan, mahasiswa merupakan bagian penting dari masyarakat dan memiliki peran strategis dalam menyampaikan gagasan serta aspirasi secara konstruktif. Karena itu, ia berharap setiap mahasiswa dapat menyikapi berbagai informasi maupun ajakan kegiatan yang beredar dengan bijaksana, mengedepankan dialog, serta memastikan informasi yang diterima sebelum mengambil sikap.


“Saya mengajak adik-adik mahasiswa Maluku Utara se-Jabodetabek untuk bersama-sama menjaga persaudaraan dan suasana yang kondusif. Mahasiswa tentu memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terhadap berbagai persoalan bangsa. Mari kita lakukan dengan cara-cara yang damai, tertib, santun, dan tetap menghormati perbedaan,” ujar Askan.


Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber maupun konteksnya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


“Kalau ada informasi atau ajakan kegiatan, mari kita lihat dan pahami terlebih dahulu secara utuh. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut mengurangi rasa persaudaraan kita sebagai sesama anak Maluku Utara,” katanya.


H. Askan Naim, S.Sos, M.H., menilai keberadaan mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek merupakan bagian penting dari potensi generasi muda daerah. Karena itu, ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai aspirasi, tetapi juga dapat menjadi sumber gagasan dan solusi bagi kemajuan Maluku Utara.


“Saya percaya adik-adik mahasiswa Maluku Utara memiliki semangat, idealisme, dan kepedulian yang besar terhadap daerah dan bangsa. Mari kita salurkan semangat tersebut melalui kegiatan-kegiatan yang positif, kritis, konstruktif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa Maluku Utara di perantauan membawa nama baik daerah dan menjadi bagian dari keluarga besar Maluku Utara.


“Kita semua adalah satu keluarga besar. Mari kita jaga nama baik Maluku Utara di mana pun kita berada. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga,” pungkas Askan. (rwn)